Friday, January 17, 2014

Tips Menjadi Reseller Sukses


Tips menjadi reseller ini sangat berguna bagi yang mau bergelut dengan bisnis penjualan secara online. Reseller dan dropshipping adalah dua cara yang biasa digunakan oleh para marketer menjalankan bisnis onlinenya.  Apa dan bagaimana sebenarnya tips menjadi reseller yang baik itu? Coba saja ketik kata kunci tips menjadi reseller maka akan didapatkan banyak cara serta langkah-langkah untuk menjadi seorang reseller sukses
tips menjadi reseller
Menjadi reseller sebenarnya gampang-gampang susah, yang dibutuhkan hanyalah kreatifitas serta rajin mencari info tentang calon supplier. Melihat produk yang kira-kira cocok untuk dijual serta yang paling penting adalah profesional dari calon supplier yang akan kita jual ulang (reseller) produknya.  Banyak pula kiat serta tips menjadi reseller dari para master reseller yang bisa kita pelajari dan terapkan dalam membangun bisnis kita. Sedangkan pengertian dari reseller itu sendiri bisa dibaca disini.

Berikut tips menjadi reseller

1. Mengambil produk bukan dari supplier langsung.
Jangan mengambil produk bukan dari supplier langsung. Selain harga jual nantinya bakal jadi mahal, ini juga akan menyulitkan ketika memastikan keadaan stock ready atau tidaknya. Karena ada saja oknum reseller yang mengaku sebagai supplier demi menarik minat biar jadi reseller dia.
Saran: saat mencari supplier yang bisa dipercaya,  bisa searching dulu di mbah google. Setelah dapet alamatnya datengin tuh langsung tokonya. Biar bisa liat langsung keadaan produk, stock dan bisa ngobrol langsung sama empunya untuk memperkaya produk knowledge yg bakal jual. Reseller yang baik senantiasa melakukan cek ricek terhadap produk maupun supplier.
Banyak yang menjadi reseller tanpa tau kondisi barang secara langsung, alhasil produk sama gambar beda jauh.  Pasrah deh nerima caci maki dari konsumen. 
2. Jangan terprovokasi costumer 
Dalam hal melayani costumer kita sudah memberikan keterangan selengkap-lengkapnya seputar produk yang akan jual. Tapi, terkadang ada saja costumer yang masih nanya bahan dari apa? ukuran apa? warna apa? ready apa enggak, dll. Nah, disinilah dituntut kesabaran dan usahakan jangan kebawa jadi kesal atau jengkel. Balas apa adanya aja apa yang ditanyain calon pembeli. Membalas SMS/BBM atau comment di sosial media lainnya termasuk kedalam pelayanan plus. 
Wajar kalau mereka cerewet,  karena mereka tidak melihat langsung produk, hanya berupa gambar saja. Ini berbeda dengan penjualan offline dimana konsumen bisa langsung melihat barang/produk yang dijual. Di penjualan online, kita Nah disinilah tugas berat untuk membantunya agar menjadi yakin seyakin-yakinnya.
Tips menjadi reseller: hadapi dengan senyuman selebar-lebarnya.
3. Jangan lama dan terlambat memberi respon pada konsumen.
Jawaban, komentar, sms/BBM dari costumer jangan terlalu kaku, usahakan menjalin hubungan yang komunikatif dengan konsumen atau bisa juga menawarkan program promo atau diskon lainnya. Contoh,
Konsumen: “yg warna biru ada gak sist?”,
Agan : “Ada sist, bahkan kalo mau ada juga sih warna lain, kualitas bahannya pun sama ;) ”
Dengan begitu, kita sudah menggiring konsumen pada beberapa pilihan lain yang tersedia. Ini adalah bagian dari tips menjadi reseller untuk mengarahkan konsumen membeli produk. Karena penjual dan konsumen kan berjauhan, salah satu komunikasi ya dari dunia maya/seluler.. Jadi ciptakan interaksi komunikasi senyaman mungkin
Saran: Pilih provider seluler yang menyediakan paket sms banyak dan murah. Untuk menekan biaya operasional
4. Jangan nebak-nebak keadaan stock.
Maksudnya gini, ada konsumen yang nanya ketersediaan stock produk tertentu, kemudian tanpa memastikan terlebih dahulu kepada supplier tentang produk itu, kamu sudah bilang “ada” ke konsumen. Karena kalo kenyataannya produk itu sedang kosong, kan repot. 
Saran: ada baiknya jika sistem dibuat PO dua hari sekalipun supplier kamu menjamin ketersediaan stock, artinya barang dikirim paling lambat dua hari setelah pembayaran. Hal ini utk menghindari kalau saja stock habis mendadak. Sebenernya bisa juga dibuat PO lebih dari 2 hari juga, tergantung cepat atau tidaknya re-stock dari supplier.
5. Jangan lupa mencatat transaksi harian.
Segera catat setiap transaksi yang masuk, apalagi kalo costumer sudah membayar. Jangan sampai lupa, kalo sampe lupa wah bakal repot. Apalagi kalo jumlah transaksi per harinya sudah berlimpah, kemungkinan data tertukar menjadi lebih besar. Memandang remeh pencatatan transaksi bisa berakibat fatal dan awal kegagalan menjadi reseller.Untuk itu perhatikan baik-baik semua data transaksi serta catat dan dokumentasikan agar memudahkan dalam pendistribusian barang maupun untuk menjangkau konsumen.
Saran: Kemana-mana mesti bawa buku catatan kecil+pulpen atau bisa juga gadgetnya bawa terus dan tentunya batere selalu full.
6. Jangan marah kalo dipanggil “sist” atau “mbak”
Hahahahaha yang ini khusus buat para cowok yang jualan produk cewek. Saya laki-laki tulen tapi pasrah aja deh kalo dipanggil sist/mbak, yang penting dagangan laris. Lagian buat apalagi marah kalo dagangannya laku? 
Sekian dulu deh share tentang tips menjadi reseller. Intinya adalah kreatifitas seorang reseller itu sendiri sangat menentukan keberhasilan. Semoga saja bisa bermanfaat.

Tuesday, January 14, 2014

Pemilihan Waktu Posting Pengaruhi Penjualan Produk


Diakui atau tidak, seluruh pengguna media sosial mengunggah segala jenis posting dengan alasan ingin dilihat oleh orang-orang yang ada dalam daftar pertemanan mereka. Ada bagian kehidupan mereka yang ingin dibagi melalui media sosial–khususnya Facebook–dalam bentuk foto, tulisan (notes), pemikiran (status update), atau bentuk lainnya. Dengan kata lain, pengguna media sosial ingin hasil posting mereka dilihat publik.
Senada dengan pengguna media sosial pada umumnya, Netpreneur yang berbisnis on-line ingin agar hasil posting tentang produk atau jasa mereka dilihat oleh sebanyak-banyaknya calon buyer. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan penjualan. Agar dapat dilihat oleh orang banyak, Netpreneur perlu bersikap bijak dalam memilih waktu pengunggahan konten. Seperti ditulis dalam situs Social Maximizer, penelitian membuktikan bahwa pemilihan waktu mengunggah konten di Facebook mempengaruhi jumlah publik yang membaca posting tersebut.
Semua orang bersantai saat akhir pekan
Apapun jabatan dan profesi seseorang, hampir dapat dipastikan ia menyisihkan waktu luangnya di akhir pekan. Di era digital ini, waktu luang seringkali diisi dengan “berpetualang” di dunia maya, terutama di media sosial. Oleh sebab itu, waktu terbaik untuk meunggah konten tentang produk atau jasa seller adalah saat akhir pekan. Postingyang dilakukan saat akhir pekan mendapatkan jumlah respon tertinggi, baik dalam bentuk komentar, share, atau likes.
Penelitian menyebutkan, seller hendaknya melakukan posting tentang produk atau jasanya mulai Jumat malam, sebab intensitas penggunaan media sosial menurun pada Minggu malam.
Rabu: persiapkan konten
Waktu yang paling tepat untuk mempersiapkan konten adalah hari Rabu. Tengah pekan adalah waktu di mana intensitas penggunaan media sosial mencapai titik terendah. Untuk itu, seller dapat menulis, menyusun konten, dan mempersiapkan promosi atau potongan harga pada tengah pekan ini untuk kemudian diunggah di akhir pekan.
Beda bidang bisnis, beda waktu posting
Meskipun demikian, waktu terbaik untuk melakukan posting produk atau jasa sedikit banyak dipengaruhi oleh jenis bidang usaha yang digeluti seller. Ada beberapa bidang bisnis yang lebih efektif jika dipromosikan pada hari-hari tertentu. Contohnya, pebisnis pakaian wanita lebih tepat melakukan posting produk pada hari Kamis, sebab kebanyakan kaum wanita akan berbelanja atau sekedar window shopping pada hari terakhir bekerja, yaitu Jumat malam. Contoh lainnya, pebisnis pakaian anak-anak lebih tepat berpromosi on-line pada hari Jumat, karena keesokannya adalah hari keluarga di mana anak-anak pergi bersama ayah dan ibunya.
Pada dasarnya, tidak ada rumusan yang pasti dalam menentukan hari terbaik melakukanposting bagi sebuah bisnis. Oleh karena itu, penting bagi seller untuk sering mengunggah produk atau jasanya di media sosial di awal-awal bisnisnya. Dalam dua atau tiga bulan, seller akan mendapatkan informasi mengenai hari-hari apa saja seller mendapatkan respon tertinggi dari calon buyer

5 Fungsi Penting Website bagi Bisnis Online


Seberapapun pesatnya perkembangan media sosial, fungsi website sebagai sumber informasi produk tetap tidak dapat tergantikan. Media sosial seperti Facebook dan Twitter memang efektif untuk pemasaran, namun website adalah tempat di mana seller bisa menceritakan bisnisnya secara lengkap dan terperinci. Fungsi website ini tidak bisa digantikan oleh media sosial manapun.
Seperti ditulis dalam situs Infinity Technologies, sedikitnya ada lima fungsi utama website bagi sebuah bisnis online.
  • Sarana menciptakan kesan yang baik di mata buyer
  • Desain dan konten yang disajikan dalam website mempengaruhi bagaimana buyermemandang seller. Apa yang dilihat buyer melalui website membangun kesan atau citra tersendiri terhadap seller. Melalui website, seller bisa membuat buyer percaya bahwa ia adalah seller yang kompeten di bidangnya. Desain yang menarik dan konten yang bermanfaat dapat dimuat dalam website sehingga seller bisa menciptakan kesanseller yang profesional di mata buyer.
  • Sumber segala jenis informasi
  • Spesifikasi, harga, fungsi, cara penggunaan produk dan lain sebagainya adalah informasi yang dibutuhkan calon buyer sebelum melakukan pembelian. Tanpa informasi yang lengkap, buyer akan ragu membeli sebuah produk. Segala jenis informasi yang dibutuhkan buyer ini bisa ditulis dalam website milik seller. Website memungkinkan seller untuk menuliskan sebanyak-banyaknya informasi tentang produk dan bisnisnya sehingga buyer lebih tertarik untuk membeli.
  • Katalog testimonial positif dari buyer
  • Maksudnya, website bisa menjadi semacam katalog yang berisi kumpulan testimonial-testimonial positif dari para buyer yang pernah bertransaksi dengan seller. Kepuasan layanan dan produk yang diberikan seller bisa dituliskan dalam website. Testimonial ini akan dibaca para calon buyer sehingga ia lebih terdorong untuk bertransaksi dengan seller.
  • Referensi bagi calon buyer yang bukan pengguna media sosial
  • Tidak semua buyer online memiliki akun di media sosial. Menghadapi buyer semacam ini, akun media sosial yang digunakan seller untuk berjualan tidak akan bermanfaat.Seller dapat memberikan alamat website miliknya sehingga buyer tetap dapat mendapatkan informasi produk secara online walaupun ia bukan pengguna media sosial.
  • Media untuk menyajikan konten-konten bermanfaat
  • Berbisnis online tidak semata-mata terkait dengan promosi dan pemasaran produk. Ada kalanya di mana buyer ingin membaca posting yang bermanfaat dari seller, tanpa ada niat beriklan dari seller. Website adalah tempat di mana seller bisa menuliskan konten-konten yang berguna dan edukatif bagi para buyer-nya, meskipun konten tersebut tidak mengandung unsur pemasaran atau iklan produk. Konten semacam ini berguna untuk membangun reputasi seller yang profesional di bidangnya.

Efektifkah Menjual Produk Melalui Twitter?


Kesuksesan berbisnis online terletak pada bagaimana Anda mengoptimalisasikan penggunaan media sosial. Media sosial Twitter seringkali dipilih sebagai media berbisnis online. Tidak sedikit jumlah seller yang ‘heboh’ mempromosikan produk atau jasanya lewat Twitter, namun jumlah buyer yang diperolehnya tetap sedikit.
Menurut pebisnis dan blogger Álvaro J. Soltero, efektivitas promosi melalui media sosial Twitter dapat diukur melalui beberapa cara. Cara pertama adalah dengan mengamatiinteractions di akun Twitter Anda. Interactions dapat berupa retweet, mention, dan favorite.Yang menjadi poin penting bukanlah berapa banyak interactions di akun Twitter Anda, melainkan siapayang muncul di interactions akun Anda. Interactions akan berguna bagi bisnis Anda jika datang dari akun-akun yang menjadi target pasar Anda atau akun milik orang penting dengan jumlah followers yang banyak. Jika interactions akun Anda sedikit, maka Anda harus memperbaiki cara promosi Anda lewat Twitter. Artinya, promosi Anda tidak efektif. Jika interactions akun Anda banyak bahkan dipenuhi oleh akun milik orang penting, artinya cara Anda berbisnis lewat Twitter tergolong efektif.
Cara kedua adalah dengan mengamati seberapa sering publik meng-klik tautan tentang produk atau jasa Anda. Jika publik tidak meng-klik tautan tentang produk yang Anda jual, artinya ada yang salah dengan cara promosi Anda. Mungkin Anda nge-tweet dengan tidak menarik, tidak tepat waktu, atau tidak menggunakan hashtag dengan baik. Anda perlu memperbaiki pemilihan judul dan kalimat untuk posting menuju tautan produk Anda. Sebaliknya, jika publik sering meng-klik tautan produk Anda, artinya publik mendengarkantweet Anda atau bahkan menanti Anda nge-tweet tentang produk. Anda dapat menelusuri jumlah klik tautan Anda melalui situs Bit.ly.
Cara ketiga mengukur efektivitas promosi melalui Twitter adalah dengan menelusurihashtag Anda. Anda dapat mencatat seberapa sering hashtag Anda digunakan dan apa yang orang-orang katakan tentang produk Anda. Ini berguna untuk mengetahui bagaimana publik melihat bisnis Anda. Jika hashtag Anda sama sekali tidak pernah digunakan oleh publik sama sekali, artinya Anda kurang berpromosi mengenai produk Anda.
Ada kemungkinan, Anda akan menemukan tanggapan negatif atau kritik yang menggunakanhashtag Anda. Untuk kasus ini, Anda tidak perlu terpancing untuk marah atau membalas respon negatif tersebut karena jelas akan merugikan bisnis Anda.
Cara keempat adalah dengan memetakan demografi followers akun Anda.Penelusuran demografi ini dapat memberikan Anda laporan dan gambaran mengenai komunitas dan latar belakang followers Anda. Gambaran tentang komunitas ini menginformasikan apakah Anda mencapai target pasar yang tepat atau tidak. Memetakan demografi followers dapat dilakukan melalui situs SocialBro dan CrowdBooster.
***

7 Fitur Website untuk Mendongkrak Pemasaran Bisnis Online


Kehadiran internet di era digital menjadikan search enginesebagai ensiklopedi tak terbatas yang dapat menjawab semua pertanyaan manusia. Keberagaman sumber referensi membuat sebuah situs harus bersaing dengan situs lain yang juga memuat konten sejenis. Dampaknya, setiap orang yang memiliki situs perlu menyebarluaskan alamat situs tersebut kepada sebanyak-banyaknya orang, baik itu situs pribadi, situs perusahaan, atau situs bisnis.
Sebuah situs memungkinkan seller untuk menampilkan fitur-fitur yang dapat menguntungkan bisnisnya. Menurut konsultan bisnis online Bryan Haines, ada tujuh fitur dalam sebuah situs yang bisa bermanfaat bagi pemasaran sebuah bisnis online.
  1. User forum
  2. Forum adalah tempat di mana seller dan para buyer saling bertukar pikiran tentang sebuah topik dalam bisnis. Di sini, seller dapat mengemukakan pendapatnya mengenai sebuah topik terkait bidang bisnis yang dijalaninya. Selain untuk menaikkan trafik situs, forum adalah sarana yang efektif untuk menjalin engagementantara seller dan buyer, bahkan antara sesama buyer.
  3. Channel ke media sosial
  4. Media sosial adalah media pemasaran terpopuler yang digunakan para pebisnis online. Kepemilikan akun media sosial seperti Facebook dan Twitter gratis, sehingga banyak seller menggunakannya untuk berjualan. Nama akun media sosial dari bisnisseller dapat dicantumkan dalam situs untuk mempermudah buyer “menemukan” sellerlewat media sosial.
  5. Sarana blogging
  6. Situs untuk berbisnis tidak hanya semata-mata bisa difungsikan untuk penjualan dan pemasaran. Seller bisa menyediakan fitur blogging sebagai tempat di mana seorang pakar bisnis atau buyer menulis artikel terkait dengan bisnis yang dijalaninya. Mirip dengan fungsi forum, fitur blogging memungkinkan seller dan para buyer saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.
  7. Katalog produk
  8. Segala jenis informasi produk yang dijual seller dapat dimuat dalam situs. Keterangan tentang varian produk beserta harga dan penggunaannya ditampilkan dalam situs. Situs menjadi semacam katalog yang menyajikan semua informasi yang dibutuhkanbuyer sebelum melakukan pembelian.
  9. Media gallery
  10. Fitur lain yang dimiliki situs adalah ketersediaan tempat untuk menyajikan segala jenis materi posting, mulai dari foto, video, dan testimonial. Lewat materi-materi ini,seller bisa menceritakan keunggulan dan cara penggunaan produk yang dijualnya. Foto dan video yang ditampilkan dengan menarik dalam situs dapat lebih mempersuasi buyer untuk membeli.
  11. Ruang iklan
  12. Melalui situs, seller bisa menawarkan ruang bagi para pelaku bisnis lainnya untuk beriklan. Pemasang iklan diperbolehkan untuk mencantumkan banner atau logo perusahaannya di situs seller. Selain sebagai sumber pendapatan sampingan, fitur ruang beriklan dalam situs juga mencerminkan dengan pihak-pihak seperti apa sellerberbisnis. Ini bisa menambah kredibitilas seller di mata buyer.
  13. About us
  14. Fitur “Tentang Kami” atau “About Us” bisa dikatakan sebagai fitur yang paling penting dalam sebuah situs. Melalui fitur ini, seller dapat menceritakan seluk-beluk dirinya dan bisnis yang dijalaninya. Hal ini penting sebab buyer adalah seorang manusia yang pastinya tertarik dengan informasi personal tentang seller yang akan ia ajak berbisnis. Dengan menceritakan informasi personal melalui fitur “About Us”,seller menciptakan engagement atau keterikatan yang baik dengan buyer. Buyer pun juga menjadi tahu dengan orang seperti apa ia akan bertransaksi.

Raup Keuntungan dengan Menjual Produk Bekas secara Online


Salah satu keunikan berbisnis online tercermin dari tren penjualan produk bekas di media-media online. Bahkan, banyake-commerce khusus didirikan sebagai forum bertemunya penjual dan pembeli produk-produk bekas. Secara kasat mata, prospek penjualan barang bekas terkesan tidak secerah prospek bisnis produk baru. Namun faktanya, jika mampu menerapkan strategi bisnis dan memaksimalkan media online, bukannya tidak mungkin penjual akan mendapat profit yang lumayan besar.
Ketika Anda memutuskan untuk menjadi penjual produk bekas pakai, berikut tips yang bisa Anda terapkan untuk menaikkan penjualan dan profit bisnis.
  • Bersikaplah jujur.
  • Kejujuran adalah sesuatu yang paling menentukan kesuksesan bisnis seorang penjual, apalagi dalam bisnis online di mana pembeli tidak dapat melihat dan menyentuh langsung produk yang diinginkannya. Barang bekas atau baru tidak dapat dinilai melalui layar monitor. Karena itu, hal penting yang pertama kali harus Anda katakan kepada pembeli yaitu keterangan bahwa barang yang Anda jual adalah produk bekas.
  • Tampilkan foto produk yang sesungguhnya.
  • Anda harus menyajikan foto produk bekas dari berbagai sisi agar pembeli bisa menilai bagian-bagian mana saja yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Menampilkan foto produk dari berbagai sisi akan menciptakan citra penjual yang jujur.
  • Katakan kapan Anda membeli produk.
  • Hal penting yang juga harus Anda sampaikan kepada pembeli adalah informasi tentang berapa lama Anda sudah menggunakan produk bekas yang akan Anda jual. Beritahukanlah kapan Anda pertama kali membeli produk tersebut dalam keadaan baru. Ini akan membantu pembeli dalam mengestimasikan nilai guna produk bekas.
  • Katakan tentang garansi produk.
  • Beberapa produk, misalnya produk elektronik dan ponsel, memiliki garansi resmi yang diberikan oleh pabrik atau dealer. Jika produk bekas masih memiliki garansi, Anda bisa menjualnya dengan harga yang tinggi.
  • Perhatikan tren di pasaran.
  • Meskipun produk bekas, buyer tidak akan ragu untuk membeli produk yang sedang inatau merebak di masyarakat. Jika produk bekas yang Anda jual besar adalah barang yang sedang nge-tren, Anda bisa menetapkan harga yang tidak terlalu jauh dari produk baru.
  • Perhatikan kelangkaan di pasar.
  • Teori ekonomi menyebutkan, barang langka memiliki harga jual yang relatif tinggi. Meskipun Anda menjual produk bekas, bukan berarti Anda tidak boleh menetapkan harga yang tinggi untuk barang-barang yang sedang langka, susah dicari, atau sudah tidak diproduksi lagi. Bahkan, Anda bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi daripada harga pembelian produk baru.
  • Buat perbandingan untuk menetapkan harga jual.
  • Beberapa jenis produk akan mengalami penurunan harga. Untuk itu, Anda perlu mempertimbangkan kisaran harga sebuah produk baru di satu waktu untuk menentukan harga jual yang relevan dari produk bekas. Selain itu, amati kompetitor Anda. Informasi mengenai berapa harga jual produk bekas yang dipatok kompetitor dapat Anda jadikan acuan untuk menetapkan harga.
  • Maksimalkan channel online yang tersedia.
  • Gunakanlah media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk memasarkan produk. Selain itu, Anda juga bisa berbisnis melalui berbagai e-commerce yang memperbolehkan transaksi produk bekas, seperti eBay, Amazon, Atoncer, dan Craiglist.

7 Alasan Mengapa harus Berbisnis di Situs Jual-Beli Online


Kepemilikan akun yang gratis di situs jual-beli online alias e-commerce mempermudah penjual untuk memasarkan produknya. Selain itu, jumlah konsumen yang berbelanja di situs jual-beli online pun banyak. Banyaknya pembeli yang berbelanja di situs jual-beli online merupakan pangsa pasar yang potensial bagi penjual. Di samping kepemilikan akun yang gratis dan pangsa pasar yang luas, berbisnis melalui situs jual-beli online memiliki beberapa kelebihan lain.
Sedikitnya ada tujuh alasan mengapa Anda harus berdagang di situs jual-beli online.
    1. Pembeli mudah menemukan produk. Anda tidak perlu khawatir tidak dapat mencapai target pasar yang tepat. Dalam situs jual-beli online, pembeli sendirilah yang akan mencari produk Anda. Lewat kolom pencarian kategori barang yang disediakan situs, pembeli akan menemukan produk yang dibutuhkannya. Nama-nama penjual yang berjualan jenis produk yang pembeli cari tersebut akan muncul.
Contoh Kategorisasi Produk dalam Situs Jual-Beli Online
    1. Praktis. Anda tidak perlu repot mempersiapkan sumber daya dan sarana penunjang bisnis Anda. Anda juga tidak perlu mendirikan manajemen tersendiri untuk menggerakkan bisnis. Berbisnis seorang diri tanpa bantuan orang lain sangat mungkin dijalankan. Yang perlu Anda lakukan hanyalah duduk di depan komputer untuk mempersiapkan foto produk dan menuliskan spesifikasi produk dalam situs jual-beli online tersebut. Transaksi pun bisa dijalankan hanya dalam beberapa klik.
    2. Biaya operasional minim. Senada dengan poin sebelumnya, kemudahan berbisnis di situs jual-beli online membuat Anda tidak perlu menghabiskan biaya operasional yang tinggi. Anda bisa meraup keuntungan yang besar hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan kamera untuk memotret produk.
    3. Ada panduan berbisnis. Bagi mereka yang sama sekali asing dengan bisnis e-commerce, beberapa situs jual-beli online menyediakan panduan praktis sebagai pembeli maupun penjual. Meskipun step-by-step berbisnis di situs jual-beli online tergolong mudah, Anda tetap akan mendapat bantuan atau arahan dari pihak admin situs. Situs jual-beli online memungkinkan siapa saja, baik yang fasih maupun asing dengan dunia e-commerce, untuk terjun dalam tren bisnis online.
Contoh Panduan Berbisnis di Situs Jual-Beli Online
    1. Layanan yang berkualitas. Anda akan mendapatkan layanan yang memudahkan Anda dalam berbisnis dari para admin situs jual-beli online. Layanan yang Anda dapatkan beragam, antara lain kepemilikan akun yang gratis, akses untuk menggunakan sistem pembayaran atau payment system, serta pemberian gelar top seller. Beberapa situs jual-beli online menyediakan payment system sendiri untuk meminimalisir campur tangan penipu online di situs mereka. Payment system ini tentu melindungi penjual dan pembeli dari penipuan.
      Contoh Payment System di Situs Jual-Beli Online
      Contoh Daftar Top Sellers
      Sementara gelar top seller yang diberikan secara otomatis kepada penjual yang memiliki rekomendasi positif akan membuat popularitas penjual tersebut tinggi. Sistem akan mengurutkan nama-nama penjual dalam daftar top sellers.Mayoritas pembeli akan berbelanja dari penjual yang ada dalam daftar top sellerstersebut. Dampaknya, penjual akan mengalami peningkatan pembelian.
    2. Akun penjual terdeteksi oleh search engine. Beberapa situs jual-beli online menggunakan sistem optimalisasi akun penjual sehingga terbaca oleh search engine. Artinya, Anda akan mendapatkan pembeli tidak hanya dari situs jual-beli online saja, melainkan juga dari setiap orang yang mencari jenis produk yang Anda jual melalui search engine.
    3. Sarana belajar bisnis. Banyak situs jual-beli online memiliki blog dan forum yang membahas seluk-beluk berbisnis online. Di dalamnya, banyak termuat pengalaman-pengalaman penjual serta tips dan trik menjalankan bisnis melalui internet. Anda dapat mempelajari ‘ilmu’ berbisnis onlie dari blog dan forum yang disediakan situs jual-beli online.
Contoh Kumpulan Artikel di Blog Situs Jual-Beli Online