Memiliki ide dahsyat untuk jualan online merupakan satu langkah yang bagus. Namun, akan lebih baik lagi jika sang penjual telah menetapkan target pasarnya. Alasannya, setiap penjual hampir pasti tidak bisa menjual produknya ke semua orang. Perlu ada spesifikasi.
Kebingungan yang ditemukan oleh calon penjual online di awal pendirian toko online-nya bisa jadi disebabkan oleh ketidaktahuannya tentang siapa target pasar yang akan dituju. Menurut penulis buku “Nichecraft: Using Your Specialness to Focus Your Business, Corner Your Market, and Make Customers Seek You Out”, Lynda Falkenstein, semakin jelas seorang penjual mendefinisikan target pasarnya, semakin baik bagi dirinya untuk menjalankan tokoonline tersebut.
Pada dasarnya, ada dua jenis target pasar, yaitu konsumen (individual) dan bisnis. Target pasar individu berarti si penjual menyasar orang per orangan. Misalnya, toko online yang menjual baju kantor untuk wanita. Produk tersebut akan langsung dipakai oleh konsumen. Sedangkan, target pasar berjenis bisnis biasa disebut juga business to business (B2B).
Selain itu, menurut Lynda, ada tujuh langkah yang bisa dilakukan calon online seller untuk mendefinisikan siapa target pasarnya.
- Memuat wish listDi dalam sebuah wish list, calon penjual dapat menuliskan kepada siapa produk yang ia jual bisa digunakan. ‘Kepada siapa’ tersebut sebaiknya didefinisikan secara jelas. Misalnya, dengan menyertakan usia atau karakteristik hingga kebiasaan.Sebelum calon penjual dapat mendefinisikan target pasar secara spesifik, ia tidak bisa mengontak alias mempromosikan produk-produknya.
- FokusLynda menyarankan calon penjual memperjelas juga produk seperti apa yang akan ia jual. Memilih produk yang tepat dapat didukung dari pengalaman dan ketertarikan dari si calon penjual tersebut.
- Lihat dari sisi pelangganLynda menyarankan calon penjual untuk menjalankan platinum rule. Platinum ruleadalah saat seseorang melakukan hal yang ingin orang lain lakukan untuknya. Dengan begitu, calon penjual akan lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pelanggan karena penjual melihat dari sudut pandang pelanggan. Cara yang paling mudah unuk mendapatkan insight ini adalah dengan berbicara langsung kepada mereka. Bertanyalah kepada beberapa orang yang dianggap mewakili calon pelanggan.
- SintesisSintesis, dalam hal ini, berarti menyatukan ide yang ada di otak calon penjual dan keinginan pelanggan. Sehingga akan menghasilkan suatu perpaduan yang baru.Lynda berpendapat, target pasar yang baik memiliki lima kualitas. Yakni, mengandung tujuan jangka panjang, produk diyakini dapat diterima oleh target pasar, direncanakan matang-matang, unik, dan dapat berevolusi (produknya).
- EvaluasiEvaluasi setiap progres strategi yang dilakukan. Jika memang terjadi ketidaksesuaian antara strategi promosi dan target pasarnya, bergegaslah untuk menjalankan ide baru atau back up plan-nya.
- PengujianKetika ide sudah terlihat tepat, cobalah untuk menguji pasar. Artinya, penjual betul-betul ‘menyodorkan’ produknya kepada pelanggan. Lihat reaksi pelanggan. Apakah berhasil atau justru tidak (produk tidak laku-laku).
- Go for it!Apapun idenya, satu-satunya cara untuk melihat apakah hal tersebut berhasil atau tidak adalah dengan mencobanya. Bagi calon penjual ini berarti mencoba jualan online tanpa ragu.

No comments:
Post a Comment