Salah satu keunikan berbisnis online tercermin dari tren penjualan produk bekas di media-media online. Bahkan, banyake-commerce khusus didirikan sebagai forum bertemunya penjual dan pembeli produk-produk bekas. Secara kasat mata, prospek penjualan barang bekas terkesan tidak secerah prospek bisnis produk baru. Namun faktanya, jika mampu menerapkan strategi bisnis dan memaksimalkan media online, bukannya tidak mungkin penjual akan mendapat profit yang lumayan besar.
Ketika Anda memutuskan untuk menjadi penjual produk bekas pakai, berikut tips yang bisa Anda terapkan untuk menaikkan penjualan dan profit bisnis.
- Bersikaplah jujur.
- Tampilkan foto produk yang sesungguhnya.
- Katakan kapan Anda membeli produk.
- Katakan tentang garansi produk.
- Perhatikan tren di pasaran.
- Perhatikan kelangkaan di pasar.
- Buat perbandingan untuk menetapkan harga jual.
- Maksimalkan channel online yang tersedia.
Kejujuran adalah sesuatu yang paling menentukan kesuksesan bisnis seorang penjual, apalagi dalam bisnis online di mana pembeli tidak dapat melihat dan menyentuh langsung produk yang diinginkannya. Barang bekas atau baru tidak dapat dinilai melalui layar monitor. Karena itu, hal penting yang pertama kali harus Anda katakan kepada pembeli yaitu keterangan bahwa barang yang Anda jual adalah produk bekas.
Anda harus menyajikan foto produk bekas dari berbagai sisi agar pembeli bisa menilai bagian-bagian mana saja yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Menampilkan foto produk dari berbagai sisi akan menciptakan citra penjual yang jujur.
Hal penting yang juga harus Anda sampaikan kepada pembeli adalah informasi tentang berapa lama Anda sudah menggunakan produk bekas yang akan Anda jual. Beritahukanlah kapan Anda pertama kali membeli produk tersebut dalam keadaan baru. Ini akan membantu pembeli dalam mengestimasikan nilai guna produk bekas.
Beberapa produk, misalnya produk elektronik dan ponsel, memiliki garansi resmi yang diberikan oleh pabrik atau dealer. Jika produk bekas masih memiliki garansi, Anda bisa menjualnya dengan harga yang tinggi.
Meskipun produk bekas, buyer tidak akan ragu untuk membeli produk yang sedang inatau merebak di masyarakat. Jika produk bekas yang Anda jual besar adalah barang yang sedang nge-tren, Anda bisa menetapkan harga yang tidak terlalu jauh dari produk baru.
Teori ekonomi menyebutkan, barang langka memiliki harga jual yang relatif tinggi. Meskipun Anda menjual produk bekas, bukan berarti Anda tidak boleh menetapkan harga yang tinggi untuk barang-barang yang sedang langka, susah dicari, atau sudah tidak diproduksi lagi. Bahkan, Anda bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi daripada harga pembelian produk baru.
Beberapa jenis produk akan mengalami penurunan harga. Untuk itu, Anda perlu mempertimbangkan kisaran harga sebuah produk baru di satu waktu untuk menentukan harga jual yang relevan dari produk bekas. Selain itu, amati kompetitor Anda. Informasi mengenai berapa harga jual produk bekas yang dipatok kompetitor dapat Anda jadikan acuan untuk menetapkan harga.
Gunakanlah media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk memasarkan produk. Selain itu, Anda juga bisa berbisnis melalui berbagai e-commerce yang memperbolehkan transaksi produk bekas, seperti eBay, Amazon, Atoncer, dan Craiglist.

No comments:
Post a Comment